GAYA HIDUPNYA

 

  Gaya hidup dan peraturannya didasarkan atas kebersamaan dengan penyandang cacat? sakit, miskin dan terlantar. Spiritualitas mereka berdasar atas perwujudan ,sebagai awam, lima okok dasar pastoral, yaitu : 1.Renungan harian,2 Bacaaan Kitab Suci 3. Ibadat Ekaristi atau Ibadat Sabda harian,4.Pembentukan diri dalam semangat berdoa,dan 5.Pengembangan Komunitas Kristiani Anggota-anggotanya berusaha menyatakan semangat yang sama seperti para Vincentian dan Puteri Kasih dan Misionaris Cinta Kasih.

 

  Melihat bahwa telah adanya banyak kongregasi dan organisasi awam yang mengikuti langkah St. Vincentius, ALMA bertujuan dalam abad ini, di mana institut-institut sekulir dengan maknanya untuk Kerajaan Allah dalam zaman modern diakui oleh gereja, mengikuti cita-cita Santo Vincentius sebagai Institut Sekulir bagi orang miskin dan cacat yang tak terjangkau ?

 

 

KARYANYA

 

Para anggota pergi ke desa-desa dan daerah-daerah kumuh, hidup bersama dengan kaum miskin dan cacat. Tugas mereka ialah membantu dan memberdayakan kaum cacat dan miskin yang ditelantarkan. Melalui Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat mereka mengubah mentalitas masyarakat terhadap para penyandang cacat dan mereka mencari semua penyandang cacat yang tak terjangkau di dalam masyarakat. Mereka bekerja melalui kelompok-kelompok masyarakat, kelompok evangelisasi dan kelompok amal yang ada di sana. Jika kelompok-kelompok basis ini tidak ada, mereka mencoba memulai dan mengembangkannya dan dengan begini memastikan terwujudnya Injil di dalam pelayanan bagi kaum miskin yang tak terjangkau oleh struktur-struktur yang ada. Mereka hidup bersama  serumah dengan para penyandang cacat yang paling parah.

 

Sebagai pria dan wanita awam, yang bekerja dengan tangan mereka sendiri, mereka membaktikan diri pada pelayanan kaum miskin, terlantar, dan cacat yang tak terjangkau di dalam kebersamaan dan di dalam komunitas dengan kaum miskin.

 

 Kembali ke Halaman Sampul

Melihat Kekhususan ALMA dan Bhakti Luhur

Alamat-alamat ALMA yang bisa dihubungi